Belakangan ini, rumor mengenai kedekatan antara dua aktris berbakat, yaitu Cynthia Erivo dan Ariana Grande, tengah menjadi pembicaraan hangat di kalangan penggemar. Tampil kompak dalam promosi film Wicked, interaksi mereka yang terlihat sangat dekat melalui berbagai momen menciptakan spekulasi tentang hubungan mereka yang lebih dalam dari sekadar rekan kerja.
Adanya pengamatan terhadap kedekatan mereka di karpet merah, mulai dari berpegangan tangan hingga saling tatap dengan penuh dukungan, membuat publik berasumsi bahwa ada ikatan romantis. Namun, hal ini sebenarnya mencerminkan betapa dalamnya persahabatan yang seringkali tidak terlihat antara perempuan dalam industri yang kompetitif ini.
Dalam wawancara dengan sebuah majalah ternama, Cynthia menjelaskan maksud di balik kedekatan mereka dan menanggapi berbagai spekulasi yang berkembang di media sosial.
Menjawab Ketertarikan Publik dengan Jujur
Cynthia Erivo menegaskan bahwa masyarakat sering kali tidak memahami bahwa dua wanita dapat menjalin persahabatan yang sangat dekat. Ia menganggap ketertarikan tersebut sebagai “fenomena aneh,” yang mencerminkan pandangan masyarakat yang lebih menyukai hubungan romantis di antara perempuan.
“Ada anggapan bahwa kami hanya berpura-pura di depan kamera atau bahkan sebagai pasangan kekasih,” jelas Cynthia. Penjelasannya ini bertujuan untuk mengingatkan publik bahwa interaksi hangat antara teman perempuan sering kali diabaikan dan dianggap meragukan oleh banyak orang.
Ia pun menambahkan, “Hal ini menunjukkan bahwa kita belum terbiasa melihat dua wanita mengekspresikan kedekatan tanpa harus di-label sebagai pasangan.” Pandangan sempit ini, menurutnya, membatasi pemahaman akan bentuk lain dari hubungan manusia.
Persahabatan yang Menguatkan dalam Proyek Besar
Cynthia dan Ariana menghabiskan banyak waktu bersama, mendalami karakter masing-masing dalam film Wicked. Proses ini tentu menciptakan ikatan yang kuat antara mereka, sebagai sesama aktris yang saling mendukung.
“Masyarakat perlu memahami bahwa ekspresi fisik antara dua teman perempuan adalah hal yang alami dan tidak harus dihubungkan dengan romantisme,” tambah Cynthia. Ia berpendapat bahwa ketidaknyamanan tersebut muncul karena masyarakat belum siap menerima dinamika baru dalam persahabatan feminin.
Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya mendiskusikan hubungan teman perempuan yang kuat, terutama di depan publik, agar lebih banyak orang bisa terbuka pada bentuk persahabatan yang demikian.
Dukungan yang Tak Terbatas
Cynthia dan Ariana saling menganggap satu sama lain sebagai sistem dukung yang kuat, terutama di saat-saat sulit. Ini menjadi lebih jelas ketika Ariana menghadapi serangan di premiere film Wicked: For Good, di mana Cynthia sigap melindunginya.
“Kami melewati banyak hal bersama,” ucap Cynthia. Melalui pengalaman tersebut, film ini tidak hanya mengembangkan hubungan mereka, tetapi juga memperkuat pertumbuhan individu mereka sebagai manusia dan seniman.
Hubungan ini tidak hanya sekadar persahabatan, tetapi juga kerjasama dalam menciptakan karya seni yang merangkum banyak emosi dan nilai yang dalam.
Makna Mendalam dari Proyek Wicked
Bagi Cynthia, keberadaan proyek seperti Wicked jauh lebih dari sekadar pekerjaan. Ia merasakan koneksi yang kuat dengan karakter yang diperankannya dan juga dengan rekan-rekannya, termasuk Ariana.
“Film ini adalah momen yang aku syukuri,” tuturnya. Dalam banyak hal, kesempatan untuk tampil di Wicked dianggap oleh Cynthia sebagai puncak dari harapan apa yang seharusnya dicapai lewat setiap proyek seni yang dimasukinya.
Dengan segala upaya dan dedikasinya, Cynthia berharap dapat memberikan pesan positif dan inspiratif kepada penonton dari film tersebut, sekaligus menunjukkan kekuatan persahabatan sejati antar perempuan.
